Senator Rubén Gallego menghadapi pengawasan ketat menyusul pembelaannya baru-baru ini terhadap Anggota Kongres Eric Swalwell, yang baru-baru ini mengundurkan diri dari pemilihan gubernur California di tengah meluasnya tuduhan pelanggaran seksual.
Gallego, seorang tokoh terkemuka di Partai Demokrat dan calon calon presiden tahun 2028, pernah menjadi salah satu sekutu politik dan pribadi terdekat Swalwell. Dia memimpin kampanye kepresidenan Swalwell pada tahun 2020 dan memiliki hubungan keuangan dengan startup AI milik Swalwell. Kini, Gallego berusaha menjauhkan diri dari skandal tersebut, dengan mengakui bahwa keputusannya untuk mendukung Swalwell adalah kesalahan penilaian yang signifikan.
Hubungan dan Kontroversi
Kontroversi bermula dari kedalaman hubungan kedua anggota parlemen tersebut. Mereka bukan sekadar rekan politik; mereka adalah teman dekat yang keluarganya berbagi makanan dan kegiatan sosial.
Terlepas dari kedekatan ini, Gallego menyatakan bahwa dia tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang tuduhan spesifik pelecehan seksual atau perilaku predator yang baru-baru ini muncul. Ketika ditanya mengapa dia tampaknya tidak menyadari adanya klaim serius tersebut, Gallego membedakan antara tuduhan yang ada saat ini dan budaya politik umum di Washington:
- Budaya “Genit”: Gallego mengakui bahwa ada budaya di D.C. di mana politisi sering digosipkan “genit”.
- Perbedaannya: Dia menekankan bahwa meskipun rumor tersebut ada, dia belum pernah mendengar apa pun yang menyarankan perilaku yang tidak pantas, predator, atau ditujukan kepada anggota staf.
Mengapa Gallego Membela Dia
Salah satu pertanyaan tersulit yang harus dijawab Gallego adalah mengapa dia secara proaktif membela Swalwell di media sosial bulan ini, dengan menyebutnya sebagai “pejuang”.
Gallego mengemukakan dua alasan utama atas dukungannya yang salah tempat:
1. Kurangnya Bukti: Pada saat itu, belum ada tuduhan resmi yang muncul, dan dia belum melihat adanya bukti pelanggaran.
2. Kerentanan Pribadi: Baru-baru ini menjalani kampanye tahun 2024 yang melelahkan yang ditandai dengan serangan agresif, Gallego mengakui bahwa dia secara emosional rentan terhadap dukungan dari sekutu. Dia mencatat bahwa tim Swalwell bersandar pada kerentanan ini, yang membuatnya menawarkan dukungan publik yang kini dia sesali.
“Itu adalah sebuah kesalahan. Maksudku, tanpa diragukan lagi, itu adalah sebuah kesalahan. Sekarang mengetahui semua yang aku tahu… Aku tidak akan pernah melakukannya.”
Menjawab Pertanyaan Penghakiman
Ketika ambisi politik Gallego untuk tahun 2028 terus dibahas, para kritikus mempertanyakan apakah kesalahan penilaian ini akan mendiskualifikasi dia dari jabatan yang lebih tinggi.
Gallego menanggapinya dengan memanusiakan kesalahannya, dengan menyatakan bahwa dia memandang Swalwell melalui kacamata “pria berkeluarga” dan bukan sebagai politisi. Dia mengakui bahwa penilaiannya salah karena ikatan pribadi yang mereka miliki, namun dia menganggap pengalaman itu sebagai pelajaran dalam kepemimpinan.
Daripada berfokus pada prospek politiknya di masa depan, Gallego menyatakan bahwa prioritas utamanya adalah menerapkan pelajaran berikut ini pada perannya saat ini:
– Sebagai supervisor: Memastikan lingkungan yang lebih aman dan profesional bagi stafnya sendiri.
– Sebagai Senator: Menjaga akuntabilitas kepada konstituennya.
Kesimpulan
Rubén Gallego berupaya menavigasi pemulihan politik yang rumit dengan mengakui kesalahan dalam mengambil keputusan, namun tetap menyatakan bahwa ia tidak menyadari betapa parahnya dugaan pelanggaran yang dilakukan Eric Swalwell. Kemampuannya untuk mengatasi skandal ini kemungkinan besar akan bergantung pada apakah pemilih memandang kesalahannya sebagai kesalahan pribadi atau kegagalan mendasar dalam pemeriksaan politik.
