Banyak orang mulai merencanakan liburan tanpa mempertimbangkan sepenuhnya bagaimana membiayainya. Meskipun alat AI seperti ChatGPT bukanlah penasihat keuangan, alat tersebut secara mengejutkan dapat membantu mengidentifikasi peluang penghematan dan area di mana Anda mengeluarkan uang terlalu banyak. Dengan perencanaan yang proaktif, perjalanan impian itu bisa menjadi kenyataan.
Kuncinya adalah memberikan data keuangan rinci kepada ChatGPT – tujuan, lama perjalanan, anggaran, pendapatan, pengeluaran, hutang, dan tujuan tabungan. Semakin spesifik informasinya, semakin baik hasilnya. Anda dapat mengunggah data pengeluaran sebelumnya dari aplikasi penganggaran atau spreadsheet (meskipun berbagi informasi keuangan sensitif dengan AI membawa risiko keamanan).
Misalnya, jika merencanakan perjalanan selama seminggu ke Montreal dan Kota Québec dengan anggaran $3.000, dan memiliki pendapatan bulanan sebesar $1.200 setelah pengeluaran, ChatGPT mungkin menyarankan untuk mengurangi makan di luar, menghentikan langganan, atau membatasi pembelian impulsif. Selalu periksa kembali keakuratan angka yang dihasilkan AI.
AI juga dapat menawarkan tip khusus perjalanan. Ini mungkin menyarankan pemesanan lebih awal, menghindari jebakan turis, atau memeriksa diskon lokal (seperti Passeport MTL di Montreal). Untuk Kota Québec, mungkin disarankan untuk meminum air keran karena kualitasnya yang tinggi. Meskipun tidak menyeluruh, saran-saran ini dapat memicu ide penghematan sebelum dan selama perjalanan Anda.
Namun, ingatlah bahwa data apa pun yang Anda masukkan ke ChatGPT dapat digunakan untuk melatih model AI kecuali Anda menonaktifkan riwayat obrolan (meskipun OpenAI masih menyimpannya selama 30 hari). Aplikasi penganggaran yang memiliki reputasi baik dapat memberikan keamanan yang lebih baik dan nasihat keuangan yang lebih andal.
Pada akhirnya, alat AI seperti ChatGPT dapat menjadi langkah pertama yang berguna dalam perencanaan perjalanan, namun tidak boleh menggantikan analisis keuangan yang menyeluruh.
































