Samsung telah resmi merilis Galaxy Z TriFold, smartphone lipat inovatif yang menampilkan tiga layar yang saling terhubung. Perangkat ini memulai debutnya di pasar tertentu – termasuk Korea, Cina, Taiwan, Singapura, dan UEA – pada hari Jumat, dengan harga sekitar $2,430. Namun, konsumen AS harus menunggu hingga kuartal pertama tahun 2026 untuk merasakan teknologi generasi berikutnya ini.
Mendefinisikan Ulang Teknologi Lipat
Galaxy Z TriFold bukan sekadar perangkat lipat lainnya; ini memperkenalkan faktor bentuk baru dengan dua engsel yang memungkinkan desain tiga bagian terbuka. Ketika diperluas sepenuhnya, ia menghadirkan layar 10 inci, di samping layar penutup 6,5 inci, menjembatani kesenjangan antara fungsionalitas ponsel pintar dan tablet. Desain ini mengutamakan perlindungan layar dengan mekanisme pelipatan ke dalam dan mencakup sistem peringatan otomatis untuk mencegah kesalahan lipatan, sehingga memastikan daya tahan.
Sorotan Desain dan Teknik
Z TriFold menampilkan inovasi Samsung selama satu dekade dalam perangkat yang dapat dilipat. Ponsel ini sangat tipis, hanya berukuran 3,9 mm pada titik tersempitnya – meskipun ini tidak termasuk kamera dan lapisan pelindung. Perangkat ini dilengkapi rumah engsel titanium untuk umur panjang dan bingkai Aluminium Advanced Armor untuk mencegah kontak layar saat dilipat.
Sistem kamera belakang dilengkapi lensa sudut lebar 200 megapiksel, bersama dengan kamera ultrawide 12 megapiksel dan kamera telefoto 10 megapiksel, mencerminkan kemampuan kelas atas dari Samsung Galaxy S25 Ultra dan Z Fold 7. Baik penutup maupun layar utama dilengkapi kamera depan 10 megapiksel untuk opsi selfie serbaguna.
Performa dan Kekuatan
Didukung oleh prosesor Snapdragon 8 Elite khusus, Z TriFold menawarkan baterai tiga sel 5.600 mAh – peningkatan dari kapasitas 4.400 mAh Z Fold 7. Sistem baterai ditempatkan secara strategis di ketiga panel untuk penyaluran daya yang seimbang dan daya tahan sepanjang hari, mendukung pengisian daya super cepat 45 watt.
Berbeda dengan beberapa pesaing, seperti lipat tiga berbentuk Z dari Huawei, desain Samsung memprioritaskan lipatan ke dalam untuk meningkatkan perlindungan layar. Z TriFold juga memiliki peringkat ketahanan air IP48, mampu terendam hingga 1,5 meter selama 30 menit, meskipun tidak memiliki perlindungan debu seperti yang terlihat pada Google Pixel 10 Pro Fold dengan peringkat IP68.
Multitasking dan Pengalaman Pengguna
Samsung memposisikan Z TriFold sebagai perangkat ideal untuk multitasking. Layar yang diperluas memungkinkan pengguna menjalankan tiga aplikasi berukuran potret secara bersamaan, mengubah ukuran jendela agar terlihat jelas, atau meninjau dokumen dalam orientasi vertikal terfokus. Perusahaan juga menyoroti kesesuaian perangkat untuk konsumsi video yang mendalam, memungkinkan menonton dan membaca komentar secara bersamaan. Samsung mengklaim meminimalkan kekusutan memastikan pengalaman pengguna yang mulus.
Layar AMOLED ponsel ini menawarkan kecepatan refresh 120Hz, dengan tampilan sampul mencapai kecerahan 2.600 nits dan layar utama pada 1.600 nits.
Galaxy Z TriFold mewakili langkah maju yang signifikan dalam teknologi lipat, namun peluncurannya yang tertunda di AS menggarisbawahi tantangan dalam menghadirkan perangkat-perangkat mutakhir ke semua pasar. Harga yang tinggi dan daya tarik khusus menunjukkan bahwa produk ini pada awalnya akan melayani pengguna awal dan penggemar teknologi yang mencari keserbagunaan seluler terbaik.































