Proses pengujian komputer CNET merupakan perpaduan antara tolok ukur laboratorium yang ketat dan penggunaan di dunia nyata. Selama bertahun-tahun, prinsip intinya tetap konsisten: memberikan tinjauan menyeluruh dan didukung data. Hal ini melibatkan evaluasi perangkat—laptop, desktop, tablet, dan hibrida—melalui uji kinerja terkontrol di CNET Labs, dikombinasikan dengan pengalaman praktis dari peninjau ahli. Penilaian akhir mempertimbangkan data objektif dan kesan subjektif.

Menyiapkan Akurasi

Saat komputer tiba untuk pengujian, CNET mengonfigurasinya seperti yang dilakukan pengguna pada umumnya. Langkah kuncinya adalah menonaktifkan fitur privasi dan pengumpulan data yang invasif. Hal ini penting karena perangkat lunak pra-instal sering kali memengaruhi kinerja, dan pengguna harus mengetahui seberapa bersih perangkat berjalan setelah menghapus bloatware yang tidak diperlukan. Selanjutnya, sistem operasi (OS), driver grafis, BIOS, dan utilitas pabrikan diperbarui untuk memastikan hasil yang konsisten. Alat seperti Sandra, CPU-Z, dan GPU-Z digunakan untuk memverifikasi spesifikasi sistem.

Pembandingan: Tes Inti dan Khusus

CNET menggunakan pendekatan benchmarking berlapis. Serangkaian pengujian inti dijalankan pada setiap sistem yang kompatibel, sementara rangkaian pengujian tambahan ditujukan untuk kasus penggunaan tertentu seperti game atau pembuatan konten. Rangkaian perangkat lunak beradaptasi seiring waktu seiring berkembangnya teknologi, namun pengujian penting saat ini meliputi:

Performa CPU: Geekbench dan Cinebench

  • Geekbench 6: Mengukur kinerja CPU single-core dan multi-core, ditambah kemampuan GPU (Vulkan di Windows, Metal di macOS). Di Android, perangkat Apple, dan Chromebook, pengujian CPU dan komputasi dijalankan.
  • Cinebench 2024 dan 2026: Menilai kekuatan pemrosesan CPU murni untuk rendering 3D di lingkungan Windows dan macOS.

Simulasi Dunia Nyata: PCMark 10 dan 3DMark

  • PCMark 10: Meskipun sudah dihapuskan, namun tetap menyimulasikan tugas-tugas umum seperti penjelajahan web, konferensi video, dan pengeditan.
  • 3DMark (Fire Strike Ultra, Time Spy, Steel Nomad): Mengevaluasi kinerja grafis DirectX 11 dan 12, yang penting untuk komputer gaming. Performa penyimpanan juga diuji dengan 3DMark Storage.

Tes Permainan: Tomb Raider, Guardians of the Galaxy, Rift Breaker, dan Judul Baru

  • Shadow of the Tomb Raider: Tes seimbang yang menekankan CPU dan GPU.
  • Penjaga Galaxy: Uji performa GPU murni.
  • Rift Breaker: Menggabungkan aksi dan simulasi, menekankan CPU dan GPU.
  • Assassin’s Creed Shadows dan F1 24: Penambahan terbaru, memberikan tolok ukur untuk beban kerja game modern.

Game-game ini dijalankan pada resolusi 1.920×1.080 dengan pengaturan kualitas yang bervariasi untuk memberikan profil performa yang komprehensif.

Daya Tahan Baterai: Uji Streaming Dunia Nyata

Untuk menilai masa pakai baterai, komputer disetel untuk mencegah mode tidur, notifikasi dinonaktifkan, dan kecerahan/volume layar disetel ke 50%. Video YouTube yang diputar dialirkan melalui Wi-Fi di Chrome, dan laporan baterai bawaan Windows digunakan untuk mengukur waktu pengoperasian.

Kinerja Peramban: JetStream 2, MotionMark, WebXPRT 3

Pengujian berbasis browser ini mengevaluasi kinerja Chromebook dan terkadang dijalankan pada sistem Windows sebagai perbandingan.

Melampaui Tolok Ukur

Pengujian tambahan mencakup menjalankan tolok ukur pada daya baterai untuk mengukur dampak kinerja, loop stabilitas untuk menilai pelambatan termal, dan pengujian diskresioner seperti teknologi DLSS, FidelityFX Super Resolusi, dan XeSS. Saat pengujian diperbarui, CNET menguji ulang versi lama dan baru untuk mempertahankan database perbandingan yang andal.

Pendekatan cermat CNET memastikan ulasan didasarkan pada data terukur, memberikan konsumen wawasan yang jelas mengenai kinerja.

Hasilnya adalah bagan perbandingan terperinci yang menempatkan skor setiap perangkat dalam konteks bersama dengan produk serupa, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan pembelian yang tepat.