DeepSeek, sebuah perusahaan AI Tiongkok, telah meluncurkan dua model penalaran tingkat lanjut – V3.2 dan V3.2-Speciale – yang diklaim mengungguli model terkemuka AS seperti Gemini 3.0 Pro dan GPT-5 High pada tolok ukur utama. Meskipun V3.2 standar tersedia bagi pengguna melalui aplikasi dan antarmuka web, V3.2-Speciale yang lebih canggih saat ini hanya dapat diakses melalui API.
Model Baru Mendobrak Batasan dalam Penalaran AI
V3.2 merupakan peningkatan dari versi eksperimental DeepSeek sebelumnya, V3.2-Exp, yang dirilis pada bulan September. Perusahaan menegaskan bahwa V3.2 cocok dengan Gemini 3.0 Pro dalam kinerja penalaran dan melampaui GPT-5 OpenAI dalam pengujian tertentu. Pengujian terhadap GPT-5 Pro tidak disediakan, mungkin karena ChatGPT diblokir di Tiongkok.
Yang terpenting, DeepSeek mempertahankan pendekatan sumber terbuka, yang memungkinkan akses gratis ke modelnya untuk organisasi mana pun. Namun, menjalankan V3.2 memerlukan daya komputasi yang besar: dengan 685 miliar parameter, memerlukan infrastruktur server yang besar dengan investasi perangkat keras yang signifikan.
Bangkitnya Kompetisi AI Tiongkok
Peluncuran DeepSeek penting karena secara langsung menantang dominasi raksasa AI Amerika. Perusahaan ini pertama kali mendapatkan pengakuan awal tahun ini dengan merilis model penalaran berperforma tinggi secara gratis, yang menunjukkan bahwa kemampuan AI tingkat lanjut dapat dicapai dengan biaya lebih rendah.
Langkah ini telah menekan OpenAI, Google, dan Anthropic untuk mempercepat pengembangan model tingkat penalaran mereka sendiri, dengan ketiganya kini menawarkan akses gratis atau berbasis langganan ke teknologi serupa. Lanskap persaingan sedang berubah.
Kesuksesan Akademik dan Implikasinya di Masa Depan
DeepSeek-V3.2-Speciale secara khusus telah mencapai skor tertinggi dalam kompetisi internasional bergengsi: memenangkan emas di Olimpiade Matematika Internasional (IMO) 2025 dan Olimpiade Internasional Informatika (IOI). Hal ini menunjukkan kemampuan pemecahan masalah tingkat lanjut dari model tersebut.
Masuknya DeepSeek ke pasar merupakan indikasi jelas bahwa inovasi AI tidak lagi hanya terkonsentrasi di AS. Sifat model mereka yang open source, dikombinasikan dengan kinerjanya yang telah terbukti, dapat memaksa perusahaan-perusahaan Amerika untuk memikirkan kembali strategi mereka dan memprioritaskan siklus pengembangan yang lebih cepat.
Ini adalah situasi yang berkembang, dan diperlukan verifikasi independen lebih lanjut atas klaim DeepSeek. Namun, perusahaan telah mengubah narasi seputar pemikiran AI dan memaksa industri untuk mengevaluasi kembali pendekatannya terhadap inovasi.































